MEWARISKAN BUDAYA LELUHUR

Mewariskan Budaya Leluhur

I Putu Ananta Putra Adi Negara

Seni adalah salah satu warisan leluhur yang perlu kita jaga. Seni yang dimiliki budaya Bali sangatlah banyak dan banyak digemari oleh wisatawan mancanegara. Maka dari itu perlunya kita melestarikan budaya leluhur kita.

I Putu Ananta Putra Adi Negara, atau biasa dipanggil Nanta, adalah seorang anak muda yang sangat cinta dengan seni dan budaya leluhurnya. Dia berasal dari keluarga seniman, di mana Ayah dan Ibunya adalah penari dan pemain gamelan yang sangat aktif dalam berkesenian.

Awalnya saya senang membaca buku yang berisikan seni budaya bali, dari sana saya merasa ingin tau terkait kesenian budaya bali yang jarang diminati oleh para generasi muda. Semakin saya sering membaca buku terkait warisan budaya semakin ingin saya mempelajari budaya bali terutama dibidang kesenian bali.

Saya terlahir di keluarga seni yang kental. Kakek, nenek, ayah, dan ibu saya adalah orang seni. Maka dari itu saya setiap hari berada di dunia kesenian setiap saya ingin mempelajari seni saya selalu ingat keluarga saya. Selain mempelajari seni dari buku saya juga sering menonton tayangan di youtube terkait seni budaya Bali dan secara langsung saya juga sering melihat orang tua saya melakoni kegiatan seni budaya Bali.

Setiap hari, saya sering ikut dengan Ayah atau Ibu ngayah menari maupun megambel di pura atau acara adat. Saya sangat terpesona dengan irama gamelan dan gerakan tarian yang indah. Saya juga mengikuti les megambel dan menari di sanggar seni, di sana saya belajar lebih dalam tentang teknik dan makna di balik setiap gerakan.

Saya membuktikan bahwa seni dan budaya bisa diwariskan dan dilanjutkan oleh generasi muda. Orang tua saya selalu menekankan pentingnya keseimbangan antara akademis dan non-akademis. “Jika kita bisa di akademis, berarti di non-akademis juga harus bisa,” kata mereka. Saya memahami pesan ini, dan berusaha untuk menjadi yang terbaik di kedua bidang.

Menurut saya kita dapat mempelajari warisan budaya kita tidak hanya melalui buku ataupun media sosial kita juga harus berani mencoba langsung dan mendalami secara nyata kegiatan seni budaya yang ada di daerah kita masing-masing.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait